Aneka Jenis Kain Katun

Kain katun memang sudah sangat terkenal bahkan sejak zaman nenek moyang kita. Bedanya pada zaman sekarang macam-macamnya semakin divariasikan dan dikreasikan supaya lebih menarik calon pembeli. Tujuan mengetahuan jenis kain katun salah satunya supaya tidak tertipu ketika berbelanja busana, apalagi secara online.
Kain katun itu memiliki cirri khas yang mudah sekali untuk diliat, sepert:
1. Memiliki tekstur yang halus & lembut serta kuat dan tahan lama.
2. Jika digunakan, terasa nyaman di badan, tak panas.
3. Untuk merawat kain katun ini lebih gampang
4. Karena terbuat dari serat alami maka kain katun tidak menjadikan alergi.
Dan seperti yang sudah saya sedikit jelaskan diatas bahwa kain katun itu ragamnya semakin bervariasi alias semakin banyak. Seperti berikut ini:

1. Katun Bangkok
– Mempunyai tekstur yang agak sedikit kasar
– Lebih tipis daripada katun biasa, bahkan ada pula katun bangkok yang agak transparana atau menerawang.
– Biasanya dibuat untuk kemeja atau jenis blouse yang biasa dikenakan perempuan.

2. Katun Rayon
– Tekstur bahannya agak licin & enteng sehingga mudah jatuh
– Terasa adem ketika dipakai.
– Zat katun rayon mudah menyerap keringat.
– Kain katun ini gampang kusut.

3. Katun Slik Sutra
– Memiliki bahan yang enteng dengan tekstur licin khas sutra.
– Nyaman digunakan, karena halus & kuat
– Meski enteng, & berkilau, katun ini kuat dan tahan lama

4. Katun Satin Jepang.
– Terasa dingan dan adem di kulit
– Teksturnya lembut
– Punya warna yang kuat

5. Katun Twill.
– Memiliki kwalitas yang hampir sama dengan katun Jepang
– Lebih tipis dan warnanya kurang kuat.

6. Katun Paris
– Kain lebih tipis dari katun biasa
– Biasanya digunakan untuk menjadikan blouse wanita dan bahan kerudung.

7. Katun Minyak
– Mempunyai permukaan yang terkesan berminyak
– Mempunyai daya serap keringat lumayan bagus
-Ssesudah beberapa pencucian, kilap katun ini akan berkurang.

Posted on by Yufi Priyo / Posted in kain | Tagged , , , , , | Leave a comment

Kain untuk Kerudung

Saat ini berkerudung memang sedang menjadi salah satu tren di dunia fashion. Tidak heran jika semakin banyak model-model yang bermunculan dan semakin banyak wanita yang memutuskan untuk berkerudung. Namun, selain memperhatikan kecantikan, kita tidak boleh mengabaikan kenyamanan saat menggunakan kerudung. Untuk itu, pemilihan bahan kerudung harus yang tepat, nyaman dan yang cocok untuk dikenakan.
Untuk lebih tahu mendalam tetang kain-kain yang biasanya digunakan untuk berkerudung terutama kelebihan dan kekurangannya, baca berikut ini.
1.Rayon
Kelebihan : Hijab berbahan rayon nyaman dan sangat cocok dipakai ketika cuaca panas karena kemampuannya yang baik dalam menyerap keringat. Selain itu, bahan ini juga sangat cocok untuk dipakai sehari-hari karena kesannya yang casual. Teksturnya juga mudah untuk diatur dan dikreasikan sesuai dengan keinginan.
Kekurangan : Bahan ini mudah kusut dan terkadang luntur saat dicuci. Jika digunakan terlalu lama, hijab berbahan rayon juga dapat menimbulkan bau tidak sedang karena menyerap keringat.
2.Sutra
Kelebihan : Sutra merupakan bahan yang sangat nyaman untuk digunakan sebagai hijab karena bahannya yang dingin dan lembut. Hijab berbahan sutra cocok untuk digunakan sehari-hari maupun ke pesta.
Kekurangan : Mudah kusut, mudah luntur dan membutuhkan perawatan khusus agar bisa tahan lama.
3.Katun
Kelebihan : Hijab berbahan katun akan tetap nyaman digunakan walaupun saat cuaca panas, karena mudah menyerap keringat. Selain itu, bahan ini juga tidak mudah kusut, tidak berbulu dan tidak mudah luntur.
Kekurangan : Karena bahannya agak tebal, hijab dari bahan katun sulit untuk dibentuk dan dikreasikan.
4.Polyester
Kelebihan : Hijab berbahan polyester ini cocok untuk digunakan dimanapun, mulai dari dipakai sehari-hari hingga pergi ke pesta. Selain itu, bahan ini juga tidak mudah kusut dan tidak memerlukan perawatan khusus.
Kekurangan : Kemampuannya dalam menyerap keringat sangat buruk sehingga tidak cocok untuk digunakan saat cuaca panas. Teksturnya yang kurang lentur juga membuat hijab berbahan polyester sulit untuk dikreasikan menjadi berbagai model hijab.
5.Lycra atau Spandex
Kelebihan : Hijab dengan bahan spandek yang bagus memiliki kemampuan menyerap keringat yang sangat baik, sehingga tetap nyaman untuk digunakan saat cuaca panas. Teksturnya yang sangat elastis membuat hijab berbahan spandek lebih mudah untuk dibentuk dan dikreasikan sesuai dengan keinginan.
Kekurangan : Bahan ini akan mudah melar jika dicuci dengan cara yang tidak benar.
6.Kashmir atau Pashmina
Kelebihan : Dengan tekstur yang lentur, membuat hijab pashmina mudah untuk diatur dan dibentuk menjadi beragam model hijab.
Kekurangan : Karena bahannya yang agak tebal, hijab pashmina tidak cocok untuk dipakai saat cuaca panas. Selain itu, kebanyakan pashmina juga memiliki motif yang unik sehingga penggunanya harus pintar mengkombinasikan hijab pashmina dengan pakaian yang digunakan, agar tidak terkesan “norak”.
7.Kaos
Kelebihan : Kaos merupakan salah satu bahan hijab yang nyaman digunakan sehari-hari dan saat cuaca panas. Bahan ini juga mudah dibentuk menjadi beragam model hijab, dan tidak luntur saat dicuci.
Kekurangan : Bahan kaos mudah melar setelah dicuci berulang kali.
8.Jersey
Kelebihan : Hijab berbahan jersey memiliki tekstur lembut dan ringan sehingga sangat nyaman dipakai, serta memberi kesan jatuh saat dipakai.
Kekurangan : Teksturnya akan membuat wajah yang menggunakannya terlihat lebih berisi.
9.Chiffon
Kelebihan : Hijab berbahan sifon akan memberikan kesan elegan bagi orang yang memakainya, sehingga cocok digunakan untuk menghadiri acara semi-formal dan formal.
Kekurangan : Bahan ini tidak cocok untuk digunakan saat cuaca panas dan cepat kusam.
10.Voile
Kelebihan : Bahannya halus dan lembut sehingga sangat nyaman dipakai dan cocok digunakan pada siang hari.
Kekurangan : Bahannya tidak lentur sehingga sulit untuk dikreasikan.

Posted on by Yufi Priyo / Posted in kain | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Kain Bahan Jaket dan Baju Khusus

Terkadang orang itu kurang memperhatikan bahan/ kain dalam membeli sebuah baju dll. Maka dari itu kebanyakan mereka salah hingga tidak nyaman ketika dikenakan di kondisi yang tidak sesuai. Pengetahuan tentang kain itu penting, apalagi kain untuk jaket, sweter dan baju-baju khusus lain. Agar Anda lebih mengenalnya simak tulisan di bawah ini:
Leather & Suede
Dua bahan ini sebenarnya sama-sama terbuat dari kulit. hanya saja, Leather dibuat dari kulit luar, sementara Suede dibuat dari bagian kulit dalam. Cari yang halus dan tidak kaku. Untuk dua bahan ini, anda akan memerlukan teknik perawatan khusus untuk membersihkannya.
Untuk Leather, pilih yang tidak mengkilap untuk kesan mahal dan elegan. mengkilap malahan berkesan murahan.
Aramid
Aramid banyak digunakan untuk baju pemadam kebakaran, pembalap mobil dan motor. Aramid termasuk jenis nylon seperti Nomex, Kevlar dan Tawron adalah bahan yang sangat tahan api, tahan suhu tinggi, terbakar pada suhu 53 Derajat Celcius.
Paragon
Jenis kain ini yang halus seperti kapas. Umumnya digunakan bahan pembuatan Baju Basket. Kualitas IBL Indonesia
D’Tree
Kain berpori penyerap keringat. biasannya digunakan untuk bahan baju basket.
Baby Tray
Jensi kain yang bersifat tebal dan halus serta tidak berbulu. Bagian dalamnya lembut seperti selimut. Biasanya digunakan untuk bahan Jumper/Sweeter.
Aston
Bahan agak licin dan biasanya digunakan dalam pembuatan Jas.
Kanvas
Bahan yang tebal dan kasar. Cocok untuk anak muda. Bahan pembuatan jaket, jaket dengan bahan ini sangat tahan lama.

Posted on by Yufi Priyo / Posted in kain | Tagged , , , | Leave a comment
Lewat ke baris perkakas